Manfaat Propolis

Ketahui Ratusan Manfaat PropolisKu disini

Sabtu, 11 Februari 2012

Mengapa Harus PropolisKu?


Mengenal PropolisKU

PropolisKU adalah propolis asli Indonesia, merupakan produk alami yang dihasilkan oleh lebah trigona dari hutan alam Indonesia.

Kandungan zat aktif PropolisKU memiliki kesesuaian dengan kondisi dan kebutuhan metabolisme tubuh masyarakat Indonesia sehingga dapat meningkatkan kinerja kekebalan tubuh yang berguna untuk mengatasi keluhan berbagai penyakit. PropolisKU dihasilkan dari proses penelitian terhadap manfaat Propolis Asli Indonesia. Formulasi yang tepat menjadikan PropolisKU siap membantu menjaga kesehatan masyarakat Indonesia. Selain itu, PropolisKU adalah propolis halal 100%.

Kata Pakar

“Propolis paling sesuai bagi Anda berasal dari lingkungan sekitar Anda. Berbagai riset menunjukkan propolis dari lingkungan sekitar terbukti hypoallergenic dan senyawa bioaktifnya lebih cocok bagi kebutuhan tubuh masyarakat setempat.”

Mahani, SP., M.Si.

Dosen Jurusan Teknologi Industri Pangan FTIP Unpad

Ketua Ipteks Propolis Unpad – Kemendiknas


7 Alasan Memilih PropolisKU:

1. PropolisKU merupakan produk propolis asli Indonesia dengan teknologi pengolahan propolis paling mutakhir di level Internasional,

2. Proses pengolahan PropolisKU ditangani oleh tenaga-tenaga profesional muslim yang amanah dan ahli di bidangnya,

3. PropolisKU mengandung 150 mg ekstrak propolis asli Indonesia dalam setiap ml cairannya. Dengan kadar zat aktif Flavanoid tidak kurang dari 3%,

4. Pelarut PropolisKU dipilih dari bahan-bahan yang bisa meningkatkan dan menjaga kinerja zat-zat aktif dari propolis,

5. PropolisKU dihadirkan oleh PT. Maisya Makmur setelah dipastikan kehalalan dan keamanannya.

Ekstraksi PropolisKU 100% Non Alkohol,

6. PropolisKU membantu mengatasi penyakit secara cepat dan tepat karena zat aktif PropolisKU memiliki banyak kesesuaian dengan metabolisme tubuh masyarakat Indonesia,

7. Propolis yang dipilih PT. Maisya Makmur untuk dipasarkan terbukti mampu mengatasi serta mencegah berbagai keluhan penyakit yang muncul di tengah masyarakat, merupakan jaminan untuk tumbuhnya bisnis propolis di masa mendatang.

Surat Keterangan Non Alkohol

Apa itu Propolis?


Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu. Dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda untuk kemudian dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang. Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang membunuh semua kuman yang masuk ke sarang lebah. Lebah meliputi sarangnya dengan propolis untuk melindungi semua yang ada di dalam sarang tersebut dari serbuan kuman, virus, atau bakteri, misal: ratu lebah, telur, bayi lebah dan madu. Sifat disinfektan alami yang terkandung dalam propolis sangat ampuh dalam membunuh kuman, terbukti dengan ditemukannya seekor tikus dalam sarang lebah yang telah mati selama kurang lebih 5 tahun dalam keadaan tidak membusuk.

KEGUNAAN

Kegunaan Propolis bagi manusia adalah :

Suplementasi; mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk membangun kekebalan tubuh dan mengaktifkan kelenjar Thymus. Zat-zat tersebut adalah :

Semua vitamin kecuali vitamin K.
Semua mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali Sulfur.
16 rantai Asam Amino Essensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel.
Bioflavonoid, yaitu zat anti oksidan sebagai suplemen sel. Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.

Pengobatan alami; mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :
Sebagai antibiotik, antiviral dan sekaligus antifungal alami tanpa efek samping.
Penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya : typhus, diare/muntaber dan sebagainya. Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.

Penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya : demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.
Penyakit yang berhubungan dengan jamur, misalnya : eksim, panu, keputihan, ketombe dan sebagainya.
Anti peradangan (infeksi dan luka), misalnya : maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi, radang ginjal, lebam, luka bakar dan sebagainya.

Sebagai anti kanker dan mutagenesis sel, misalnya : kanker tumor, mium, kista dan sebagainya.
Berfungsi untuk membersihkan pembuluh darah dan detoksifikasi atau pembuangan racun, misalnya : asam urat, kolesterol, trigliserin, darah tinggi, jantung, stroke, diabetes mellitus dan sebagainya.

PENDAPAT PARA AHLI

Berikut adalah pendapat para ahli tentang propolis dan kegunaan lain :

John Diamond MD; propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh.
Ray Kupinsel; propolis sebagai anti biotik alami yang mampu melawan berbagai macam penyakit tanpa efek samping
Profesor Arnold Becket; propolis mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur.
Russia Research Team (Tim Riset Rusia); Dalam propolis terdapat zat anti biotik alami dan anti viral, vitamin, asam amino, mineral yang sangat mujarab untuk penyakit mulut, tenggorokan.
Dr. Fang Chu (dokter di Lien Yu Kang Hospital RRT|Tiongkok); propolis berguna untuk penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan untuk penyakit jantung.

Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991; dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.

Majalah anti biotik VP Kivalkina; propolis sangat efektif untuk infeksi tanpa batas kadaluwarsa.

SIFAT-SIFAT PROPOLIS


1.      PROPOLIS  bersifat antibiotik :
§  Benzoic acid : efek bakteriostatik dan baktericide  (Janes and Bumba 1978)
§  Ferulic acid dan Caffeic acid : efek thd bakteri gr + dan gr -    (Cizmarik and Matel 1970 , 1973)
§  Isoferulic acid dan Cinnamic  acid : efek thd Staphylococcus Aureus    (Qiao and Chen, 1991)
§  Pinosylvin : anti Bacillus Subtilus dan Bacillus  Cereus (Mochida , 1985)
§  Cinnamylidene  acetic acid : anti Bacillus Subtilus, Bacillus Cereus  dan Escherichia Coli (mochida, 1985)
§  Chrysine dan Galangin : anti Helicobacter pylori (Itoh, 1994)
§  Propolis memperkuat efek bakteriostatik dari antibiotik Tetrasiklin, Neomycine Polimycine (dr.Tichonov and  Salo)
§  Bahkan strain Staphylococcus yang resisten/kebal thd antibiotik, menjadi sensitif, setelah dikombinasikn dgn propolis (Shub, 1981)
§  Propolis juga memperkuat aktivitas beberapa anti jamur (dr.Kivalina and Gorshonova,1973)
2.      PROPOLIS  bersifat anti jamur :
§  Ermanin : anti Mycrosporum Lanosum dan Trycophyton  (Popravko 1971, Metzner 1975, Scheidewind  1975)
§  Pinocembrin : anti candida  albicans (metzner, 1979)
§  Pinosylvin : anti candida albicans, mycobacterium Phlei dan mycobacterium Smegmatis (Mochida 1985, Metzner 1975, Scheidewind 1975)
§  Kaempferide : anti Mycobacterium Phlei (Mochida 1985)
3.      PROPOLIS  bersifat anti Virus :
§  Caffeic acid, Quercetin, Iuteolin  (Konig and Dustmann 1985)
§  sopentyl ferulate : anti influenza virus ( Serkedjieva)
§  Isopropyl alcohol : anti virus herpes    (Smuk and Hern 1978)
4.      PROPOLIS  bersifat anti septik:
§  Benzoicacid (vanhaelen and vanhaelen  Fastre,1992)
5.      PROPOLIS  bersifat  lokal Anastetik:
§  Pinocembrin, pinostrobin, Caffeic acid esters  (Paintz and Metzner, 1979)
§  Kekuatannya 3 x efek cocain, 52 x efek novocain (Ghisalberti, 1979)
§  Zalf anestetik propolis telah dipantenkan di eropa untuk penggunaan dalam bidang gigi (Sosnowski, 1984)
6.      PROPOLIS  bersifat  Anti hyperlipidemic:
§  Dihydroflavonoids (Choi, 1991)
7.      PROPOLIS  bersifat  menguatkan pembuluh darah kapiler :
§  Quercetin (Budavari, 1989)
8.      PROPOLIS  bersifat   Anti perdarahan :
§  Flavonoids (Marinescu, 1982)
§  Ferulic acid : efek pembekuan darah   (Cizmarik and Matel 1971, 1978)
9.      PROPOLIS  bersifat  anti Inflamasi :
§  Mempunyai efek yang hampir sama dengan yg ditimbulkan obat indometacine
§  Caffeic acid, acacetine (Bankova, 1983)
§  Flavonoids, Bisabolol (Marinescu, 1982)
10.  PROPOLIS  bersifat   Tumor cytotoxicity or inhibitor :
§  Caffeic acid phenethyl ester (Grunberger 1988, Inayama    1984) : Ca payudara, ca rahim, melanoma, ca usus besar
§  Quercetin (Matsuno Tetsuya, 1991)
§  Artepillin C (Kimoto Tetsuno, 1995) : Ca gastric, Ca paru, Leukimia
§  Chrysin (Hladon, 1987)
11.  PROPOLIS  bersifat   Anti Oksidan
§  Flavonoids  (Vanhaelen and Vanhaelen Fastre, 1992)
§  Kemampuan untuk menetralisir radikal bebas (yg dpt merusak sel dan jaringan tbh), dgn cara melindungi sel dgn mencegah teroksidasinya vit C (Popeskovic, 1980)
12.  PROPOLIS  bersifat  Me regenerasi sel epitel  dan  meminimalkan  jaringan parut
§  Cinnamic acid derifat   (Marinescu, 1982)
13.  PROPOLIS  bersifat  Penyembuhan luka :
§  Phenolic acid, Flavonoids (Arvouet and Grand, 1994)
14.  PROPOLIS  bersifat  Menstimulir pembelahan sel dan  Memperkuat biosintesa protein :
§  Arginin (Gabrys, 1986)
15.  PROPOLIS  bersifat  Meningkatkan perbaikan kolagen dan elastin :
§  Proline (Gabrys, 1986)
§  Ferulic acid (Cizmarik and Matel 1971, 1978)
16.  PROPOLIS  bersifat Penyembuh ulcus Gastroduodenal :
§  Pinocembrin, galangin dan chrysin :  anti Helicobacter pylor (Itoh, 1994)
17.  PROPOLIS  bersifat  Membantu pulmonary insuffcency :
§  Eriodictyol (Aviado, 1974)
18.  PROPOLIS  bersifat Spasmolytic :
§  Quercetin
§  Kaempferide
§  Pectolinaringenin
   (The Hive and the Honey Bee, 1992)
19.  PROPOLIS  bersifat Anti diabetic :
§  Pterostilbene (Ghisasberti, 1979)
§  Menstimulir kelenjar pankreas dan  berefek mempertahankan glukosa serum (Kedzia, 1988)
20.  PROPOLIS  bersifat Anti alergi :
§  Prenyl caffeate (Hausen 1987, Wollen weber 1987, Greenaway 1988, Hashimoto 1988)
21.  PROPOLIS  bersifat Efek sedative :
§  Kedzia, 1988
22.  PROPOLIS  bersifat  Menstimulir  sistim kekebalan tubuh :
§  Menstimulir kelenjar thymus yang mengandung sel limfosit (Manolova 1987, Scheller 1988,Karandashov 1977)
§  Memperkuat kerja macrophage (Moriyasu, 1993)

Khasiat PropolisKu Untuk Penyakit Kepala, Badan, dan Kulit


KEPALA :
Sakit kepala, migrain, rambut rontok, insomnia, stress akibat tekanan kerja, rambut beruban, ketombe, mata merah, infeksi mata, infeksi hidung, sakit kerongkongan dan tenggorokan, infeksi telinga, gusi berdarah, sakit gigi, tumor otak, stroke, gangguan syaraf dan gagap, sinusitis, katarak, telinga bernanah, epilepsi, dan sebagainya.

BADAN:
Kesuburan, keracunan, batu ginjal ,ketergantungan narkoba, dan rokok, kena bisa hewan berbisa, rabies, kencing manis, kencing tidak lancar, Ketegangan bahu, kegemukkan, rematik, pegal linu, lemah, letih dan lesu, asam urat, TBC, sakit paru-paru, asma, sesak nafas, tuberkulosis (batuk kering), batuk berdahak, demam, masalah jantung, hati, buah pinggang, sistem percernaan, masalah hati dan limpa, kolon, perut, ulser, wasir, fibroid, sembelit, Sindrom Pra-haid (PMS), sakit belakang, flu , kekejangan, saraf, tekanan darah tinggi/rendah, diabetes, kanker, sendi, kolesterol, menambah nafsu makan, lupus, dan sebagainya.
KULIT:
keriput, masalah kulit, luka kering/ mengelupas, bintik-bintik, cacar air, kutu air, bisul, jerawat hitam, eksim, panu, kadas, kurap, luka bedah, luka bakar, herpes, dan sebagainya.

Kegunaan Propolis Dalam Bidang Kesehatan



1.      SistemKekebalan tubuh
§  Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit (Scheller, 1989)
2.      Sistem Cardiovaskular
§  Ekstrak propolis dapat menurunkan tekanan darah  (kedzia, 1988)
§  Memperkuat pembuluh darah kapiler (Roger 1988), dengan quercetin (Budavari, 1989) Efek anti hiperlipidemik (Choi, 1991)
§  Perbaikan pada pasien hipertensi, arteriosclerosis, jantung koroner dgn pemberian 300 mg propolis 3 x/hr selama 30 hr ( dr. Fang Zhu, RS Lian Yn Gang, prop. Jiangsu RRC)
3.      Sistem Pernafasan
§  Bronchitis (Scheller, 1989)
§  TBC Paru (Karinova and Rodionova)
§  Insufficiency paru (Aviado, 1974)
§  Ca paru (Kimoto Tetsuno 1995)
4.      THT
§  Telinga  : Matel 1973 dan Palos 1989
                             ·          Radang telinga luar (OE)
                             ·          Radang telinga akut (OMA)
                             ·          Telinga bernanah (OMP)
§  Hidung :
                             ·          Rhinitis Influenza (Nunex 1938)
                             ·          Sinusitis
§  Tenggorokan :
                             ·            Pharingitis (Doroshenko,1975)
                             ·            Laringitis (Lin, 1993)
5.      Sistem Pencernaan
§  Mulut :
                             ·          Ginggivitis dan plaque    (Neuman, 1986)
                             ·          Moniliasis (jamur)
                             ·          Stomatitis (Ghafar, 1989)
                             ·          Halitosis    
§  Gastritis, Ca gastric (Kimoto Tetsuno, 1995)
§  Duodenitis
§  Colitis (Stolko, 1978), Ca colon (Grunberger  1988, Inayama 1984)
§  Hepatitis
§  Chirosis hepatis
6.      Sistem Endokrin
§  Gangguan kelenjar pankreas : Diabetes melitus (Kedzia 1988, Ghisasberti 1979)
§  Gangguan kelenjar gondok : Goitre
7.      Sistem urogenital
§  Nefritis (infeksi ginjal), Cystitis (infeksi kandung kemih),
§  Prostatitis
8.      Sistem Reproduksi
§  Pre Menstrual  Syndrom (PMS) Zawadzki and Scheller 1973 :
§  Vaginitis (tu: Trichomonas dan s.Pyogenes )
§  Cervicitis (tu. S. Pyogenes) Grunberger 1988 and Inayama 1984 :
§  Ca payudara dan tumor rahim
9.      Kulit
§  Luka iris, luka tergores (Scheller 1980)
§  Luka bakar derajat 1 dan 2 (Gabrys 1986 àArginin)
§  Luka terinfeksi
§  Dermatitis (alergica)
§  Herpes simplek/zoster (Giurcaneanu,1988)
§  Jamur
§  Acne
§  Melanoma
§  Kosmetik (Klt kusam, keriput, bekas luka)
10.  Otot dan Sendi\
§  Myalgia
§  Rheumatoid Artritis
11.  Sistem Saraf
§  Depresi
§  Stress
§  Gangguan Klimakterik
12.  Mata
§  Conjungtivitis
§  Katarak